Berita

Cara Menggabungkan 2 Kartu BPJS Ketenagakerjaan Online, Offline

Dwiki Lutfianto

Cara Menggabungkan 2 Kartu BPJS Ketenagakerjaan Online, Offline
Ilustrasi: Cara Menggabungkan 2 Kartu BPJS Ketenagakerjaan Online, Offline, source: Twitter @BPJSTKinfo

Iberian-Partners.com – Ketika mempunyai lebih dari satu kartu BPJS Ketenagakerjaan, kamu perlu menggabungkan kartu tersebut agar saldo JHT terakumulasi. Cara menggabungkan 2 atau lebih kartu BPJS Ketenagakerjaan bisa dilakukan via Online maupun Offline.

Hampir semua Perusahaan Perbankan, Manufaktur dan lain sebagainya sekarang sudah mendaftarkan para karyawan nya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Nah, jika kamu sudah bekerja di beberapa Perusahaan, mungkin akan mempunyai lebih dari satu KPJ (Kartu Peserta Jamsostek) dengan jumlah saldo berbeda-beda.

Kamu bisa menggabungkan semua saldo yang dimiliki dari setiap kartu BPJS Ketenagakerjaan dengan cara melakukan Amalgamasi. Jadi, saldo BPJS Ketenagakerjaan dari KPJ sebelumnya bisa terakumulasi dengan KPJ baru yang saat ini masih aktif.

Kemudian untuk menggabungkan 2 kartu BPJS Ketenagakerjaan juga diperlukan beberapa syarat dalam bentuk dokumen. Supaya lebih jelasnya, kamu bisa simak tata cara menggabungkan 2 kartu BPJS Ketenagakerjaan beserta persyaratannya di bawah ini.

Manfaat Menggabungkan 2 KPJ

Manfaat Menggabungkan 2 KPJ
source: Facebook BPJS Ketagakerjaan

Kartu Peserta Jamsostek atau KPJ diperoleh masing-masing karyawan yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Pendaftaran peserta baru dilakukan oleh pihak Perusahaan di bagian Personalia atau HRD.

Kartu BPJS Ketenagakerjaan berlaku selama karyawan masih bekerja di Perusahaan terkait. Kemudian selama masa kerja, setiap bulan nya Gaji karyawan akan dipotong beberapa persen sebagai biaya Premi atau iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Jumlah iuran yang sudah dikeluarkan oleh karyawan nantinya bakal terakumulasi menjadi saldo JHT. Saldo tersebut kemudian dapat di klaim setelah karyawan habis kontrak, PHK maupun Resign secara baik-baik.

Tapi terkadang beberapa orang memilih tidak langsung mencairkan saldo JHT, contohnya bagi kamu yang mungkin langsung mendapatkan pekerjaan di Perusahaan baru. Di tempat kerja yang baru, pihak Perusahaan juga mendaftarkan kamu sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dengan begitu, kamu akan memiliki 2 KPJ atau kartu BPJS Ketenagakerjaan dengan saldo JHT di KPJ lama belum dicairkan. Nah, di atas sudah kami singgung bahwa saldo JHT dari kartu BPJS Ketenagakerjaan sebelumnya bisa digabungkan menjadi satu dan akan terakumulasi ke dalam KPJ baru.

Cara menggabungkan 2 kartu BPJS Ketenagakerjaan bisa dilakukan secara Online juga Offline. Tapi, sebelum kami jelaskan bagaimana cara melakukan Amalgamasi, terlebih dahulu kamu perlu tahu manfaat dari menggabungkan 2 kartu BPJS Ketenagakerjaan, diantaranya:

1. Saldo JHT Terakumulasi

Ketika melakukan penggabungan saldo BPJS Ketenagakerjaan, maka semua saldo JHT yang dimiliki bisa terakumulasi ke dalam 1 nomor KPJ saja. Apabila saldo sudah terakumulasi, nantinya kamu bisa melakukan cara klaim JHT 1 kartu BPJS 2 Perusahaan.

2. Memaksimalkan Jaminan Hari Tua

Dengan cara menggabungkan 2 atau lebih nomor KPJ, secara tidak langsung kamu telah berusaha memaksimalkan manfaat Jaminan Hari Tua. Semakin banyak saldo yang terakumulasi, maka semakin besar kesempatan kamu hidup sejahtera di masa tua. Dalam arti lain, saldo JHT tersebut bisa digunakan sebagai tabungan masa tua.

3. Solusi Tidak Punya Paklaring

Proses penggabungan saldo dari 2 KPJ juga bisa menjadi solusi tidak bisa klaim JHT karena tidak memiliki Paklaring dari Perusahaan sebelumnya. Ketika kartu BPJS Ketenagakerjaan sudah digabung, nantinya proses pencairan bisa dilakukan pakai Paklaring dari Perusahaan baru tempat kamu sekarang bekerja.

Cara Menggabungkan 2 Kartu BPJS Ketenagakerjaan

Cara Menggabungkan 2 Kartu BPJS Ketenagakerjaan
source: Facebook BPJS Ketagakerjaan

Apakah wajib melakukan Amalgamasi jika memiliki 2 kartu BPJS Ketenagakerjaan? Jika punya 2 kartu BPJS sebenarnya bisa dicairkan salah satu (KPJ lama). Tapi cara ini bisa menimbulkan masalah ketika ingin mencairkan saldo JHT dari kartu BPJS Ketenagakerjaan baru.

Selain itu, cara itu juga bisa memicu masalah Pengkinian data gagal, data kepesertaan tidak sesuai dan lain sebagainya. Maka dari itu, disini kami menyarankan, jika memiliki 2 kartu BPJS Ketenagakerjaan, sebaiknya lakukan Amalgamasi terlebih lewat Kantor BPJS Ketenagakerjaan atau lewat pihak Personalia dan HRD Perusahaan.

Tapi sebelum itu, kamu perlu memenuhi beberapa syarat berikut ini:

  • Kartu BPJS Ketenagakerjaan asli
  • Kartu Keluarga
  • eKTP
  • Paklaring
  • Formulir Penggabungan Saldo

Untuk mendapatkan formulir penggabungan saldo BPJS Ketenagakerjaan, kamu bisa mendownload file nya melalui link di bawah ini:

Jika sudah menyiapkan semua berkas persyaratan yang dibutuhkan, sekarang kita masuk ke tata cara menggabungkan 2 kartu BPJS Ketenagakerjaan secara Offline:

Lewat Perusahaan

Lewat Perusahaan
source: fingerspot.com

Penggabungan saldo BPJS Ketenagakerjaan bisa dilakukan oleh pihak Perusahaan baru tempat kamu bekerja. Disini kamu hanya perlu melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Temui petugas HRD / Personalia
  2. Sampaikan kalau kamu ingin menggabungkan KPJ baru dengan KPJ lama
  3. Setelah itu petugas akan meminta berkas persyaratan yang diperlukan
  4. Lanjut, isi formulir penggabungan saldo BPJS Ketenagakerjaan sesuai arahan petugas
  5. Jika sudah, proses selanjutnya akan ditangani oleh pihak Perusahaan
  6. Apabila sudah selesai, kamu akan menerima pemberitahuan via Email

Lewat Kantor BPJS Ketenagakerjaan

Lewat Kantor BPJS Ketenagakerjaan
source: mediaindonesia.com

Apabila cara menggabungkan 2 kartu BPJS Ketenagakerjaan lewat Perusahaan tidak bisa dilakukan karena satu dan lain hal, maka kamu bisa melakukan Amalgamasi melalui Kantor BPJS Ketenagakerjaan setempat, cara nya:

  • Kunjungi Kantor BPJS Ketenagakerjaan sesuai domisili tempat tinggal / wilayah Perusahaan
  • Ambil nomor antrian untuk bertemu petugas Customer Service Office (CSO)
  • Lalu tunggu sampai tiba giliran
  • Setelah itu, temui petugas lalu sampaikan maksud dan kedatangan kamu adalah ingin melakukan Amalgamasi dari 2 atau lebih KPJ yang dimiliki
  • Ikuti instruksi petugas untuk mengisi formulir penggabungan saldo
  • Lanjut, petugas akan mengecek data persyaratan menggabungkan saldo BPJS Ketenagakerjaan
  • Terakhir, kamu akan diberi informasi terkait berapa lama proses penggabungan KPJ selesai dilakukan

Cara Amalgamasi Online Lewat Aplikasi JMO

Cara Amalgamasi Online Lewat Aplikasi JMO
source: Youtube/ Pusat Solusi

Di atas merupakan cara Amalgamasi Offline, lewat Perusahaan dan Kantor BPJS Ketenagakerjaan. Nah, sekarang para peserta bisa memanfaatkan layanan JMO (Jamsostek Mobile) untuk menggabungkan 2 kartu BPJS Ketenagakerjaan secara Online.

Cara menggabungkan kartu BPJS Ketenagakerjaan Online di JMO ini hanya bisa digunakan oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan yang sudah mempunyai akun JMO. Lalu, berkas persyaratan yang kami sebutkan di atas juga perlu disiapkan, sebagai bahan untuk melengkapi formulir di JMO.

Jadi, pada aplikasi JMO terdapat fitur bernama Pengkinian Data dimana fitur tersebut berguna untuk menggabungkan 2 nomor KPJ tanpa harus pergi ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan.

Beberapa peserta gagal Pengkinian Data di JMO karena tidak lolos verifikasi Biometrik, data tidak sesuai dan beberapa penyebab lain. Maka dari itu, pastikan kamu sudah menyiapkan koneksi internet lancar, mengisi data dengan benar serta berada di ruangan cukup terang dan menggunakan smartphone dengan kualitas kamera jernih agar hasil foto bisa terbaca oleh sistem.

Berapa Lama Proses Penggabungan Saldo BPJS Ketenagakerjaan?

Berapa Lama Proses Penggabungan Saldo BPJS Ketenagakerjaan
source: fruitylogic.com

Sampai disini kamu sudah tahu bagaimana cara menggabungkan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara Online maupun Offline. Selanjutnya, kami ingin menjelaskan berapa lama proses penggabungan saldo BPJS Ketenagakerjaan.

Jadi, setelah menggabungkan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara Online di JMO maupun cara Offline lewat Kantor BPJS dan Perusahaan, nantinya proses tersebut akan melalui tahap verifikasi oleh sistem data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Proses tersebut memakan waktu 1×24 jam hingga 3 hari kerja.

Kesimpulan

Jadi seperti itulah cara menggabungkan 2 kartu BPJS Ketenagakerjaan secara Online dan Offline. Di atas juga kami jelaskan manfaat atau tujuan dilakukannya penggabungan saldo BPJS Ketenagakerjaan.

Dengan menggabungkan 2 Kartu Peserta Jamsostek (KPJ) nantinya saldo JHT di KPJ lama akan terakumulasi dengan KPJ baru yang masih aktif. Proses penggabungan saldo secara Offline mungkin bisa selesai dalam waktu 1 hari kerja, tapi untuk Pengkinian data JMO mungkin baru selesai setelah 3 hari kerja.


Editor: Aziz

Photo of author

Dwiki Lutfianto

Dwiki Lutfianto, lulusan S1 STMIK Amikom Purwokerto, telah mengabdikan diri sebagai penulis berita profesi dan pekerjaan di Iberian-Partners.com selama 3 tahun. Keahliannya merangkum perubahan pasar kerja memberikan perspektif berharga bagi pembaca yang ingin mengikuti tren industri terkini.

Baca Juga