Berita

Contoh Jadwal Kerja 2 Shift 12 dan 24 Jam Dari 2 Sampai 7 Orang

Bayu Grahita

Contoh Jadwal Kerja 2 Shift
Jadwal Kerja, Source Image: Sukabumiupdate

Iberian-Partners.com – Mengingat sistem operasional pekerjaan yang terus berubah, belakangan ini banyak manajer membutuhkan contoh jadwal kerja 2 shift. Di mana, konsep tersebut diperlukan untuk mengatur waktu kerja SDM agar lebih efisien.

Pada dasarnya, jadwal kerja 2 shift menjadi sistem operasional yang dibagi pada waktu berbeda-beda. Sebagai contoh 12 dan 24 jam, di mana nantinya pekerjaan akan di mulai pada pagi dan malam, siang sampai malam ataupun pagi hingga sore hari.

Contoh jadwal kerja 2 shift tersebut, bisa diterapkan mengatur pekerja berjumlah 2 sampai 7 orang. Agar nantinya, perusahaan tidak mempekerjakan karyawannya melebihi 40 jam kerja dalam seminggu sesuai UU Ketenagakerjaan.

Lantas apa saja aturan dalam menentukan jadwal kerja 2 shift 12 dan 24 jam? Bagi yang penasaran dengan contoh hingga peraturan penjadwalan sesuai perundang-undangan di Indonesia. Silakan simak lebih lanjut pembahasan berikut.

Aturan Jadwal Kerja Karyawan Sesuai Undang-Undang

Indonesia memiliki Undang-Undang yang mengatur soal pengaturan jadwal kerja karyawan, di mana berguna untuk melindungi hak pekerja. Tak hanya itu, Undang-Undang juga memastikan perusahaan tetap patuh terhadap peraturan yang berlaku.

Pada dasarnya, mengatur jadwal kerja shift, penting karena adanya Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 mengenai Cipta Kerja. Di dalamnya berisi tentang membatasi jam kerja maksimal dalam sehari dan satu minggu.

Pekerja dalam konsep shift tidak boleh dipekerjakan lebih dari 40 jam pada kurun waktu satu minggu atau 8 jam dalam satu hari. Tak terkecuali, apabila ada perjanjian lain yang mengatur seperti shift malam.

Jenis Shift Kerja

Jenis shift kerja mengacu di berbagai sistem penjadwalan yang dapat diterapkan dalam beberapa industri maupun lingkungan kerja. Contoh ini perlu dipelajari karena berguna untuk kalian mengetahui pola jadwal kerja karyawan.

Jenis-jenis shift kerja mulai dari split, rotasi, fleksibel, tetap, pagi, siang, malam 12 dan 24 jam. Agar lebih jelas dengan apa saja jadwal shift kerja karyawan tersebut, simak ulasan di bawah ini.

Split

Shift split terdiri dari dua pola jadwal kerja dalam satu hari, biasanya terpisahkan oleh jeda panjang di tengah hari. Contohnya pekerja dapat bekerja di pagi hari, kemudian istirahat selama beberapa jam lalu kembali bekerja pada sore ataupun malam hari. Artinya jenis shift ini, memberikan waktu pekerjanya untuk beristirahat pada tengah hari tetapi dapat memakan banyak waktu.

Rotasi

Jenis shift berikutnya adalah rotasi, di mana pekerja bergantian pada waktu pagi, siang maupun malam hari dalam periode tertentu. Misalnya, karyawan bekerja pagi selama satu minggu, lalu siang satu minggu dan seterusnya. Namun sayangnya, jenis shift kerja rotasi bisa mengganggu ritme tidur maupun kehidupan pekerja di mana mereka harus beradaptasi dengan perubahan jadwal.

Fleksibel

Shift fleksibel, pekerja mempunyai fleksibilitas untuk memilih jam kerja mereka. Akan tetapi, karyawan harus mencapai jumlah kerja yang sudah ditentukan oleh perusahaan. Selain itu, konsep shift ini juga memungkinkan pekerja menyesuaikan jadwal dengan kebutuhan pribadi mereka tanpa mengganggu produksi maupun layanan.

Tetap

Shift tetap adalah salah satu konsep di mana pekerja mempunyai jadwal kerja yang konsisten serta tidak berubah. Contohnya karyawan selalu bekerja pada shift pagi atau malam, tentu jadwal tersebut akan terus berjalan pada jangka waktu lama.

Pagi

Shift pagi biasanya di mulai antara pukul 06.00 atau 08.00 dan akan berakhir pada siang hari pada pukul 14.00 sampai 16.00. Dalam shift ini pekerja mempunyai waktu lebih untuk bersiap-siap sebelum pekerjaan dimulai, namun mereka harus bangun lebih awal.

Siang

Shift siang dimulai pukul 14.00 atau 16.00 hingga 22.00 bisa juga 24.000, di mana dalam jadwal ini pekerja memiliki jadwal serupa dengan kerja standar. Oleh karena itu, karyawan mempunyai waktu untuk berinteraksi dengan keluarga maupun saudara di pagi hari.

Malam

Shift malam biasanya dimulai pada pukul 22.00 sampai 24.00 berakhir di antara pukul 06.00 atau 08.00. Namun sayangnya, jenis jadwal ini dapat mengganggu pola tidur alami karyawan, di mana nantinya pagi untuk tidur dan malam hari digunakan bekerja.

Komponen Pembagian Jadwal Shift Kerja

Sebelum mengatur atau membuat jadwal kerja, ada beberapa komponen yang harus diperhitungkan. Tujuannya membantu pegawai hadir tepat waktu, memaksimalkan produktivitas dan terhindar dari hukum terkait ketenagakerjaan.

Tak hanya itu, mengatur jadwal shift kerja yang beragam juga membantu pegawai terhindar dari kelelahan kronis maupun kebosanan. Maka dari itu, pentingnya mengetahui komponen pembagian jadwal shift kerja seperti:

Pola Shift

Pola atau bisa dikatakan siklus berulang pada jadwal kerja karyawan bisa harian, mingguan bahkan bulanan tergantung kebutuhan perusahaan. Apabila harian biasanya shift dimulai dari pagi, siang dan malam, sedangkan mingguan shift 5 hari kerja dengan libur di akhir pekan.

Durasi Shift

Durasi shift perlu diperhatikan karena adanya peraturan perburuhan yang berlaku dan memperhitungkan keamanan. Sehingga panjang atau lama waktu kerja karyawan bisa berdurasi 8, 10, 12 jam bahkan lebih.

Jumlah Karyawan

Komponen penting lainnya dalam pembagian jadwal karyawan adalah jumlah, di mana harus memperhitungkan keperluan pada setiap shift. Hal ini, juga bertujuan untuk memastikan bahwa pekerjaan yang diperlukan dan terselesaikan.

Jam Istirahat

Setiap pekerja yang bekerja dalam waktu 8 jam per hari, berhak untuk mendapatkan istirahat minimal 1 jam. Hal tersebut dapat dibagi menjadi dua bagian, setidaknya 30 menit setiap karyawan.

Lembur

Apabila perusahaan memerlukan tenaga kerja melebihi batas jam operasional, maka karyawan berhak mendapatkan bayaran lebih sesuai ketentuan. Di samping itu, upah biasanya sekitar 1.5 kali lipat dari gaji pekerja dalam jam biasa.

Waktu Libur

Waktu libur pekerja juga perlu diperhatikan perusahaan ketika membuat jadwal kerja, di mana biasanya bersifat reguler. Misalnya karyawan akan mendapatkan hari cuti pada akhir pekan ataupun libur nasional.

Contoh Jadwal Kerja 2 Shift 12 dan 24 Jam

Contoh jadwal kerja 2 shift 12 dan 24 jam dapat diterapkan ketika memiliki karyawan berjumlah 2 hingga 7 orang. Di mana konsep ini dipilih oleh perusahaan sesuai preferensi kerja, kebutuhan dan jenis pekerjaan.

Dari sisi perusahaan juga harus memastikan bahwa jadwal shift kerja tersebut, memberikan keseimbangan antara kebutuhan operasional dan kesejahteraan pekerja. Contoh jadwal kerja 2 shift 12 dan 24 jam di antaranya:

1. Jadwal Shift 2 Orang

Jadwal Shift 2 Orang

Contoh pertama adalah jadwal kerja 2 shift untuk 2 orang, di mana kalian bisa menentukan pekerjaan 12 jam. Biasanya ketika pekerja bekerja 12 jam nantinya shift 1 akan melaksanakan tugasnya pada pukul 07.00 sampai 14.00 dan shift 2 mulai dari 14.00 hingga 21.00

2. Jadwal Shift 3 Orang

Jadwal Shift 3 Orang

Contoh berikutnya adalah jadwal kerja 2 shift dengan 3 orang, di mana memiliki sistem libur yang bergantian. Untuk konsep penjadwalan ini, kurang pas jika digunakan untuk waktu kerja 24 jam karena hanya terdapat beberapa pekerja saja.

3. Jadwal Shift 4 Orang

Jadwal Shift 4 Orang

Contoh jadwal kerja 2 shift 4 orang, biasanya digunakan untuk pengusaha kecil seperti minuman ataupun jajanan modern. Konsep ini diperlukan karena biasanya gerai atau toko dibuka selama 12 jam bahkan lebih.

4. Jadwal Shift 5 Orang

Jadwal Shift 5 Orang

Contoh jadwal kerja 2 shift 5 orang kerap dicari beberapa manajer restaurant, karena ingin mengatur waktu supaya lebih efisien. Di mana, biasanya pekerja shift 1 akan mulai bekerja pada pukul 08.00 hingga 14.00, sedangkan shift 2 dimulai pukul 14.00 sampai 20.00.

5. Jadwal Shift 6 Orang

Jadwal Shift 6 Orang

Contoh jadwal kerja 2 shift dengan 6 orang, menerapkan sistem libur bergantian seperti gambar di atas. Hal ini, memungkinkan pekerja memiliki libur satu hari dalam seminggu. Terlebih dengan banyaknya karyawan tersebut, bisa juga diterapkan untuk jam operasional dalam waktu 24 jam.

6. Jadwal Shift 7 Orang

Jadwal Shift 7 Orang

Terakhir adalah contoh jadwal kerja 2 shift 7 pekerja, di mana konsep ini dapat diterapkan untuk jam operasional manajemen 24 jam. Mengingat jumlah karyawan yang banyak, membuat salah satu pekerja bisa mendapatkan libur satu hari dalam seminggu secara bergantian.

Kesimpulan

Itulah beberapa contoh jadwal kerja 2 shift 12 dan 24 jam mulai dari 2 sampai 7 orang. Secara keseluruhan jadwal tersebut, harus memperhitungkan beberapa komponen penting terutama perihal hukum perburuhan.


Editor: Ari

Photo of author

Bayu Grahita

Bayu Grahita, alumnus Universitas Udayana, telah menulis topik berita profesi dan pekerjaan di Iberian-Partners.com selama 3 tahun. Dengan keahlian dan pengalamannya, Bayu memberikan wawasan baru tentang tren industri, membantu pembaca navigasi pasar kerja.

Baca Juga