Berita

Gagal Tes SKD CPNS 2023, Apa Masih Bisa Menjadi ASN? Berikut Penjelasannya

Nanang Handoyo

Gagal Tes SKD CPNS 2023
Ilustrasi Gagal Tes SKD CPNS, Source: Brilio.net

Iberian-Partners.com – Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) merupakan salah satu tahapan yang harus dihadapi oleh para pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023.

Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan dasar pelamar dalam bidang pengetahuan umum, karakteristik pribadi, dan kemampuan analitis. Namun, tes SKD tidaklah mudah. Banyak pelamar yang gagal melewati tes ini karena berbagai alasan.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), dari 6,3 juta pelamar CPNS dan PPPK 2023, hanya sekitar 1,9 juta yang lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tes SKD. Dari jumlah tersebut, diperkirakan hanya sekitar 10 persen yang akan lolos tes SKD dan berhak mengikuti tes selanjutnya .

Mengapa Banyak Pelamar CPNS 2023 Gagal di Tes SKD?

Gagal Tes SKD CPNS
Source: Detik.com

Lalu, apa saja penyebab banyak pelamar CPNS 2023 gagal di tes SKD? Berikut adalah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hasil tes SKD:

1. Kurang Persiapan

Salah satu faktor utama yang menyebabkan banyak pelamar CPNS 2023 gagal di tes SKD adalah kurangnya persiapan. Tes SKD membutuhkan pengetahuan yang luas dan kemampuan yang baik dalam menjawab soal-soal yang bervariasi dan berbeda-beda untuk setiap formasi.

Oleh karena itu, pelamar harus mempersiapkan diri dengan baik sebelum mengikuti tes SKD. Salah satu cara untuk mempersiapkan diri adalah dengan belajar materi-materi yang berkaitan dengan tes SKD, seperti pengetahuan umum, logika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan lain-lain.

Pelamar juga dapat memanfaatkan berbagai sumber belajar yang tersedia, seperti buku, internet, atau aplikasi. Selain itu, pelamar juga harus berlatih mengerjakan soal-soal tes SKD yang sering muncul atau mirip dengan soal-soal yang akan diujikan. Dengan begitu, pelamar dapat meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan kepercayaan diri dalam menjawab soal-soal tes SKD.

2. Tidak Sesuai dengan Formasi

Faktor lain yang dapat menyebabkan pelamar CPNS 2023 gagal di tes SKD adalah tidak sesuainya pelamar dengan formasi yang dipilih. Setiap formasi CPNS dan PPPK memiliki kriteria dan persyaratan yang berbeda-beda, baik itu dari segi pendidikan, usia, pengalaman, maupun kompetensi.

Oleh karena itu, pelamar harus memilih formasi yang sesuai dengan kualifikasi dan minatnya. Pelamar harus memperhatikan detail-detail seperti jumlah formasi, persyaratan, bobot nilai, dan passing grade.

Pelamar juga harus mempertimbangkan peluang dan persaingan yang ada di formasi yang dipilih. Jika pelamar merasa tidak sesuai atau tidak yakin dengan formasi yang dipilih, pelamar dapat mengubah pilihan formasinya sebelum batas waktu yang ditentukan.

3. Tidak Memenuhi Passing Grade

Faktor selanjutnya yang dapat menyebabkan pelamar CPNS 2023 gagal di tes SKD adalah tidak memenuhi passing grade atau nilai ambang batas yang ditetapkan. Passing grade adalah nilai minimal yang harus dicapai oleh pelamar untuk dapat lolos tes SKD dan berhak mengikuti tes selanjutnya.

Passing grade berbeda-beda untuk setiap formasi dan instansi, namun secara umum terdiri dari tiga komponen, yaitu nilai Tes Karakteristik Pribadi (TKP), nilai Tes Intelegensia Umum (TIU), dan nilai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Berikut kriterianya:

  • Test Wawasan Kebangsaan (TWK) terdiri dari 30 soal dengan nilai ambang batas 65.
  • Test Intelegensia Umum (TIU) terdiri dari 35 soal dengan nilai ambang batas 80​​.

Selain itu, nilai ambang batas untuk Test Karakteristik Pribadi (TKP) adalah 166. Peserta SKD CPNS tahun 2023 wajib melebihi nilai minimal atau passing grade yang telah ditetapkan​​. Total soal yang diujikan dalam SKD CPNS 2023 adalah 110 soal, yang terdiri dari 30 soal TWK, 35 soal TIU, dan 45 soal TKP dengan waktu pengerjaan 130 menit​

4. Terpengaruh oleh Faktor Eksternal

Faktor terakhir yang dapat menyebabkan pelamar CPNS 2023 gagal di tes SKD adalah terpengaruh oleh faktor eksternal yang dapat mengganggu konsentrasi dan kinerja pelamar saat mengikuti tes.

Faktor eksternal ini dapat berasal dari lingkungan, teknis, maupun psikologis. Beberapa contoh faktor eksternal yang dapat mengganggu pelamar saat mengikuti tes SKD adalah:

  • Lingkungan yang bising, panas, atau tidak nyaman
  • Gangguan dari peserta lain, pengawas, atau pihak lain
  • Kondisi komputer, jaringan, atau sistem yang bermasalah
  • Kondisi kesehatan, fisik, atau mental yang kurang baik
  • Rasa gugup, cemas, takut, atau stres

Gagal Tes SKD CPNS 2023, Apakah Masih Bisa Jadi ASN?

Apakah Masih Bisa Jadi ASN
Source: Pikiranrakyat.com

Memang tidak semua pelamar dapat lolos ke tahap selanjutnya karena seleksi yang ketat. Bagi kalian yang mengalami hal tersebut, jangan berkecil hati.

Masih ada kesempatan untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) meskipun gagal dalam tes SKD CPNS 2023. Berikut merupakan beberapa hal yang bisa kalian lakukan:

  • Cek kembali data diri kalian di portal SSCASN. Jika ada kesalahan atau ketidaksesuaian, kalian dapat menghubungi pihak instansi yang dilamar atau BKN untuk meminta perbaikan data. Pastikan kalian memiliki bukti yang valid dan lengkap untuk mendukung klaim kalian.
  • Jika kalian tidak lolos seleksi administrasi CPNS, kalian masih bisa mendaftar untuk PPPK. PPPK adalah jenis ASN yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja dengan pemerintah. PPPK memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan CPNS, namun tidak memiliki jenjang karir yang pasti. PPPK dibuka untuk semua lulusan pendidikan formal, nonformal, dan informal, serta tenaga honorer yang telah bekerja minimal 1 tahun .
  • Jika kalian gagal dalam tes SKD CPNS atau PPPK, kalian masih bisa mencoba lagi di tahun berikutnya. Namun, kalian harus mempersiapkan diri dengan baik, karena soal tes SKD akan dirombak total oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Soal tes SKD akan lebih menekankan pada kompetensi integritas, kepribadian, dan kinerja, serta mengurangi bobot nilai Passing Grade.
  • Jika kalian tidak ingin menunggu hingga tahun depan, kalian bisa mencari peluang kerja di sektor swasta atau non-pemerintah. Ada banyak perusahaan, organisasi, atau lembaga yang membutuhkan tenaga kerja yang berkualitas dan berkompeten. kalian bisa mencari informasi lowongan kerja di berbagai media online, seperti situs web, sosial media, atau aplikasi. Pastikan kalian memiliki CV yang menarik, portofolio yang relevan, dan keterampilan yang sesuai dengan bidang yang diminati.

Kegagalan dalam SKD tidak harus menjadi akhir dari perjalanan karirmu. Dengan adanya peluang baru, ada kemungkinan bahwa instansi pemerintah dapat menetapkan kriteria seleksi tambahan atau berbeda yang bisa memberikan kesempatan kedua bagi peserta yang memiliki kompetensi dan kualifikasi lain.


Editor: Stefhanno | Penulis: Nanang

Jangan lupa untuk kunjungi kami di Google News serta gabung Channel Telegram untuk mendapatkan informasi lowongan kerja terbaru.

Photo of author

Nanang Handoyo

Nanang Handoyo, alumni S1 Universitas Negeri Semarang, telah berkontribusi sebagai penulis berita profesi dan pekerjaan di Iberian-Partners.com selama 3 tahun. Dengan pendekatan analitis dan penuh insight, Nanang menghadirkan artikel-artikel yang memperkaya pemahaman pembaca tentang trend karir dan pasar kerja saat ini.

Baca Juga