Berita

Kemenperin Akan Bentuk Pusat Industri Minyak Atsiri Rakyat (PIMAR), Catat Tanggalnya!

Dwiki Lutfianto

Kemenperin Akan Bentuk Pusat Industri Minyak Atsiri Rakyat (PIMAR), Catat Tanggalnya!
Ilustrasi: Kemenperin Akan Bentuk Pusat Industri Minyak Atsiri Rakyat (PIMAR), Catat Tanggalnya!, source: antaranews.com

Iberian-Partners.com – Berada di wilayah Tropis, Indonesia punya peluang besar menjadi Champion dalam budidaya komersial tanaman penghasil Minyak Atsiri. Guna mengoptimalkan peluang tersebut, Kemenperin berencana membuat Pusat Industri Minyak Atsiri Rakyat (PIMAR) dalam waktu dekat ini.

Sedikitnya ada 40 jenis tanaman di Indonesia yang mampu menjadi sumber Minyak Atsiri. Tapi, Indonesia baru membudidayakan sekitar 17 jenis tanaman penghasil Minyak Atsiri. Dengan adanya bahan baku berupa Minyak Atsiri, Indonesia bisa menjadi produsen Kosmetik, Parfum, Aromatherapy dan lain sebagainya dengan kualitas terbaik.

Pada tahun 2022,tercatat nilai ekspor industri Minyak Atsiri sudah mencapai 172,9 juta USD atau setara dengan 2,6 Triliun rupiah. Beberapa Negara tujuan ekspor Minyak Atsiri antara lain China, India, Perancis, Spanyol dan Amerika Serikat.

Kemenperin memberi dukungan penuh untuk mendorong hilirisasi industri Minyak Atsiri di Indonesia melalui pembentukan PIMAR (Pusat Industri Minyak Atsiri Rakyat) yang merupakan virtual institution ekosistem penumbuhan industri yang menyediakan layanan dasar penumbuhan industri secara co-sharing.

Dengan adanya Pusat Industri Minyak Atsiri Rakyat (PIMAR) diharapkan kualitas dari Minyak Atsiri bisa dikenal lebih luas ke seluruh Dunia. Maka dari itu, peran PIMAR disini cukup penting bagi kesuksesan Minyak Atsiri, antara lain:

  • Penyediaan Sarana Produksi Bersama

Melalui PIMAR nantinya sarana produksi Minyak Atsiri bisa dipenuhi. PIMAR bersedia menyediakan alat Pressing, Distilation serta Estrasi menggunakan Pelarut untuk memaksimalkan produksi Minyak Atsiri.

  • Layanan Inkubasi Bisnis dan Maturing Start-Up

selain itu, PIMAR juga akan mengambil peran sebagai Inkubator Bisnis dan Maturing Start-Up. Dengan begitu, Minyak Atsiri punya peluang besar untuk Go Internasional.

  • Penyediaan Bahan Baku / Faktor Produksi

Semua bahan baku yang diperlukan untuk produksi Minyak Atsiri juga bakal ditanggung oleh PIMAR. Dalam menyediakan bahan baku, PIMAR nantinya benar-benar memperhatikan kualitas, sehingga bisa menghasilkan Minyak Atsiri terbaik.

  • Membuka Lapangan Kerja Baru

PIMAR juga menjadi sarana lapangan pekerjaan, khususnya bagi masyarakat sekitar. Diharapkan ada juga program pelatihan bagi masyarakat agar bisa bergabung untuk kesuksesan PIMAR.

  • Pusat Layanan Quality Assurance

Layanan Quality Assurance nantinya berpusat di PIMAR. Terdapat tenaga ahli yang bertanggung jawab serta memastikan produk Minyak Atsiri sudah memenuhi standar kualitas.

PIMAR akan memanfaatkan ketersediaan SDM Analisis Kimia berkompeten, yaitu para lulusan Sekolah Vokasi milik Kemenperin untuk mengisi bagian tersebut. Jadi, bagi para lulusan S1 Kimia, kamu bisa melamar pekerjaan di PIMAR nantinya.

  • Promosi dan Pemasaran Produk

Dengan terbentuknya PIMAR, nantinya tahap promosi sekaligus pemasaran produk Minyak Atsiri di Indonesia maupun Negara lain bisa lebih optimal.

  • Layanan Dokumentasi Untuk Menjadi Kekayaan Intelektual yang Diakui Hukum Nasional

Kemudian Pusat Industri Minyak Atsiri Rakyat (PIMAR) juga menyediakan layanan dokumentasi untuk menjadi kekayaan intelektual yang diakui Hukum Nasional.

Pusat Industri Minyak Atsiri Rakyat
source: Instagram @kemenperin_ri

Dengan jumlah penduduk lebih dari 270 juta jiwa, Indonesia menjadi pasar potensial dan strategis untuk mengoptimalkan penggunaan berbagai produk turunan Minyak Atsiri. Dalam waktu dekat, kemungkinan di awal tahun 2024, Kemenperin bakal mulai proses pembentukan PIMAR guna memaksimalkan peluang tersebut.

Sampai saat ini memang belum ada keterangan pasti terkait kapan Pusat Industri Minyak Atsiri Rakyat (PIMAR) diresmikan. Meski begitu, beberapa waktu lalu, Dirjen Industri Aghro mendatangi acara Konferensi Nasional Minyak Atsiri Nasional (KNMA) yang digelar di Bali. Dalam pertemuan ini terdapat para pemangku kepentingan industri Minyak Atsiri hulu-hilir, periset-peneliti serta praktisi atau para wirausaha Minyak Atsiri. Salah satu isi pembahasan pada pertemuan ini adalah tentang upaya pembentukan PIMAR.

“KNMA tahun 2023 diharapkan dapat menciptakan jalinan kolaborasi dan menciptakan jejaring kerja sama Pentahelix (Academic, Business, Government, Media and Civil Community) bidang industri Minyak Atsiri termasuk para pemangku kepentingan dapat membantu Kemenperin dalam upaya mewujudkan pembentukan dan opersional PIMAR sebagai pusat baru keunggulan industri hilir Minyak Atsiri Nasional” pungkas Dirjen Industri Agro seusai acara KNMA.


Editor: Ari | Sumber: Instagram @kemenperin_ri

Jangan lupa untuk kunjungi kami di Google News serta gabung Channel Telegram untuk mendapatkan informasi lowongan kerja terbaru.

Photo of author

Dwiki Lutfianto

Dwiki Lutfianto, lulusan S1 STMIK Amikom Purwokerto, telah mengabdikan diri sebagai penulis berita profesi dan pekerjaan di Iberian-Partners.com selama 3 tahun. Keahliannya merangkum perubahan pasar kerja memberikan perspektif berharga bagi pembaca yang ingin mengikuti tren industri terkini.

Baca Juga