Berita

Profil Moderator Acara Debat Capres Malam Ini 2024, Tugas dan Gaji

Dwiki Lutfianto

Profil Moderator Acara Debat Capres Malam Ini Tugas dan Gaji
Ilustrasi: Profil Moderator Acara Debat Capres Malam Ini, Tugas dan Gaji, source: news.detik.com

Iberian-partners.com – Moderator dalam acara debat Capres tentu saja harus diisi oleh orang-orang dengan profil yang kompeten. Pada tahun ini, KPU menunjuk dua orang Moderator, yaitu Ardianto Wijaya dan Valerina Daniel.

Keduanya dipilih karena mempunyai profil yang mumpuni untuk menjalankan tugas sebagai Moderator. Tugas utama dari pekerjaan ini adalah memimpin jalannya acara debat Capres dari awal sampai akhir.

Baik Ardianto Wijaya maupun Valerina Daniel, keduanya memiliki banyak pengalaman sebagai Moderator di beberapa acara penting. Melalui artikel berikut kami akan membagikan profil lengkap dari kedua Moderator tersebut.

Bukan hanya profil, kami juga telah merangkum informasi perihal apa saja tugas Moderator hingga berapa Gaji yang diperoleh masing-masing Moderator di acara debat Capres-Cawapres terbaru. Semua itu bisa kamu simak di bawah ini.

Profil Moderator Acara Debat Capres

Profil Moderator Acara Debat Capres
source: style.tribunnews.com

Pelaksanaan Pemilu Capres dan Cawapres yang tinggal beberapa bulan lagi, KPU (Komisi Pemilihan Umum) Republik Indonesia sudah mulai membuka pendaftaran KPPS, PPS, Panwaslu dan petugas lain yang akan turut andil dalam kelancaran acara Pemilu.

Selain itu, KPU juga sudah menyelenggarakan acara debat Capres tahap pertama. Acara tersebut bisa disaksikan oleh seluruh masyarakat Indonesia secara langsung melalui siaran Televisi maupun Live Streaming di Youtube.

Debat Capres-Cawapres dilakukan di Kantor KPU RI yang berlokasi di Jakarta Pusat. Peserta dari acara tersebut tentunya masing-masing pasangan Capres-Cawapres, yaitu Ganjar-Mahfud, Prabowo-Gibran dan Anies-Muhaimin Iskandar.

Debat Capres akan berlangsung selama 120 menit (2 jam), dimana acara tersebut nantinya dipandu oleh dua orang Moderator, yaitu Valerina Daniel serta Ardianto Wijaya. Keduanya merupakan jurnalis berpengalaman dan sudah pernah menjadi Moderator di banyak acara penting.

Selain Moderator, acara tersebut juga diikuti oleh beberapa Panelis yang terdiri dari Dosen, Profesor hingga Pakar Hukum. Masing-masing Panelis nantinya bertugas mengajukan pertanyaan untuk dijawab oleh masing-masing pasangan Capres-Cawapres.

Sementara itu, tidak bisa dipungkiri bahwa setiap acara debat Capres hampir selalu berjalan panas. Nah, disini peran Moderator sangat dibutuhkan untuk menjaga acara debat tetap kondusif. Peran tersebut telah KPU RI percayakan pada dua orang Moderator berikut ini:

Profil Ardianto Wijaya

Profil Ardianto Wijaya
source: tvonenews.com

Pertama, kami ingin menjelaskan profil Ardianto Wijaya sebagai Moderator acara debat Capres menjelang Pemilu. Ardianto Wijaya merupakan seseorang dengan profil pendidikan cukup bagus, dia tercatat sebagai lulusan D3 dari Universitas Padjadjaran jurusan Broadcasting di Fikom (Fakultas Ilmu Komunikasi) tahun 2011.

Ketika masih menjadi Mahasiswa D3 Semester 2 di UNPAD, Ardianto yang kala itu masih berusia 18 tahun telah memulai karir nya sebagai Anchor di TVRI Jawa Barat. Dengan begitu, Ardianto Wijaya tercatat sebagai Anchor termuda yang melakoni siaran di TVRI Nasional.

Kemudian Ardianto menyelesaikan pendidikan S1 nya di Universitas Sebelas Maret dan mengambil jurusan Jurnalistik. Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2017, Ardianto Wijaya direkrut sebagai News Anchor di TVRI Nasional sampai sekarang.

Selain profil pendidikan dan profil karir yang bagus, Ardianto Wijaya atau lebih akrab disapa dengan nama Jaya ini juga mempunyai beberapa profil prestasi, salah satunya tercatat sebagai pemenang acara MNC Goes to Campus Unpad, dinobatkan sebagai Putra Pajajaran pada acara Pemilihan Putra & Putri Pajajaran tahun 2013 dan berbagi torehan prestasi lainnya.

Biodata Lengkap Ardianto Wijaya

Nama LengkapArdianto Wijaya Kusuma
Nama PanggilanJaya
Tempat, Tanggal LahirBanyuwangi, 25 Agustus 1993
AgamaIslam
Latar Belakang Pendidikan – D3 Universitas Padjadjaran (Broadcasting)
– S1 Universitas Sebelas Maret (Jurnalis)
Prestasi– Putra Pajajaran 2013
– Duta HIV/AIDS Eks-Karasidenan Besuki (Bondowoso,Situbondo dan Banyuwangi)
– Duta IM3 se-Jawa Timur
– Duta Telkomsel se-Jawa Timur
– Pemenang MNC Goes to Campus Unpad (2012)
Karir– Anchor TVRI Nasional
– News Anchor TVRI Jawa Barat
– News Anchor TVRI Nasional

Profil Valerina Daniel

Profil Valerina Daniel
source: merdeka.com

Sedangkan untuk profil Valerina Daniel tidak jauh beda dengan Ardianto Wijaya, Presenter Cantik berusia 45 tahun ini merupakan lulusan Universitas Indonesia pada tahun 2003. Selain itu, Valerina juga pernah menyelesaikan pendidikan di UN World Tourism Organization di tahun 2019 dan Harvard Business School di tahun 2021.

Mempunyai profil pendidikan cukup mentereng, jelas pengetahuan Valerina Daniel tidak perlu diragukan lagi. Sementara itu, Valerina juga sudah beberapa kali menjalankan tugas sebagai Moderator Profesional dalam acara Kepresidenan hingga Kunjungan Kenegaraan.

Dirinya memulai karir sebagai Jurnalis di Metro TV sejak tahun 2000 sampai 2008. Setelah itu Valerina beralih menjadi News Anchor di SCTV pada tahun 2011 sampai 2015. Selain itu, Valerina juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Lingkungan Hidup Republik Indonesia dari tahun 2007 sampai 2018 sambil menjalankan tugas nya sebagai Jurnalis di Berita Satu Media Holdings.

Kemudian Valerina Daniel juga ditunjuk sebagai Penasihat Menteri Pariwisata Indonesia pada tahun 2018 sampai 2019 setelah menerima sertifikasi sebagai Asesor dari Global Sustainable Tourism Council.

Selain memiliki profil karir dan pendidikan yang cemerlang, ternyata Valerina Daniel juga punya profil prestasi di beberapa ajang kecantikan, salah satunya adalah Putri Indonesia. Kala itu Valerina Daniel berhasil meraih juara 3 di ajang pemilihan Putri Indonesia 2005.

Sebelum itu, Valerina juga berhasil memenangkan ajang kontes kecantikan Abang-None Jakarte di tahun 1999 mewakili Jakarta Timur. Sampai saat ini kecantikan nya seolah tidak luntur, bahkan pada acara debat Capres terbaru, Valerina Daniel berhasil mencuri banyak perhatian ketika bertugas sebagai Moderator.

Biodata Lengkap Valerina Daniel

Nama LengkapValerina Daniel
Tempat, Tanggal LahirJakarta, 28 November 1978
Latar Belakang Pendidikan– (1996 – 1997) AFS Intercultural Program USA
– (1998 – 2003) Universitas Indonesia
– (2009 – 2010) Monash University
– (2014) Columbia University
– (2019) UN World Tourism Organization
– (2020 – 2021) Harvard Business School
AgamaIslam
Nama SuamiFebby Andryananto
Prestasi– None Jakarta (1999)
– Runner Up kedua Putri Indonesia (2005)
– Penasihat Menteri Pariwisata Indonesia (2018 – 2019)
– Penasihat Komunikasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia (2005)
– Penghargaan Indonesia Green Awards dan Australian Alumni Awards for Communications and Journalism (2011)
– Moderator HUT RI ke-78 di Istana Merdeka
Karir– Jurnalis Metro TV (2000 – 2008)
– Jurnalis SCTV (2011 – 2015)
– Duta Besar Lingkungan Hidup RI (2007 – 2018)
– Jurnalis Berita Satu Media Holdings (2015 – 2019)
– Industry Fellow for Communication and Women’s Leadership (2020 – 2023)
– Jurnalis TVRI (2023 – Sekarang)
– Indonesia Australia Partnership for Infrastructure (2023 – Sekarang)

Terpaut usia cukup jauh, wajar jika kedua Moderator ini memiliki profil berbeda, khususnya dari segi pengalaman karir dan prestasi. Meski begitu, baik Valerina maupun Ardianto Wijaya, mereka sukses menjalankan tugas sebagai Moderator di acara debat Capres semalam.

Tugas Moderator Debat Capres

Tugas Moderator Debat Capres
source: homecare24.id

Setelah mengetahui profil Moderator acara debat Capres, selanjutnya kamu juga perlu tahu apa saja tugas seorang Moderator di acara tersebut. Jadi, baik Ardianto Wijaya maupun Valerina Daniel, mereka akan bekerjasama untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai Moderator, diantaranya:

  • Menyampaikan Tema debat Capres
  • Memimpin jalannya acara
  • Menjaga acara debat Capres tetap kondusif
  • Menunjuk Panelis untuk menyampaikan pertanyaan pada Capres
  • Menunjuk Capres-Cawapres untuk menjawab
  • Menjadi pihak penengah / wasit / hakim
  • Menyampaikan sisa waktu untuk memberikan jawaban
  • Menutup acara debat Capres

Gaji Moderator Debat Capres

Gaji Moderator Debat Capres
source: mitrapost.com

Sampai disini kamu sudah mengetahui profil hingga tugas para Moderator acara debat Capres. Lantas, pernahkah terbesit di benak kamu mengenai berapa Gaji yang diterima Moderator acara debat Capres? Apakah profil Moderator bisa mempengaruhi besaran Gaji yang diterima?

Moderator sendiri masuk dalam kategori pekerjaan Freelance, karena profesi tersebut bersifat sementara dan tidak terikat kontrak. Lalu, mengenai Gaji Moderator dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti jenis acara, durasi hingga tingkat audience.

Nah, untuk Moderator di acara resmi seperti debat Capres dengan durasi 2 jam dan disaksikan oleh jutaan pasang mata masyarakat Indonesia, mungkin Gaji Valerina Daniel dan Ardianto Wijaya bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Karena keterbatasan informasi, kami tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut mengenai berapa jumlah pasti Gaji Moderator debat Capres. Sementara jika Gaji Moderator pada umumnya (tidak khusus Moderator acara debat Capres) kisaran 4 juta sampai 6 juta, untuk satu kali acara.

Tapi jika melihat profil Moderator, ada kemungkinan KPU telah menyiapkan Gaji cukup besar untuk mereka, mungkin bisa sampai Rp. 30.000.000 untuk masing-masing Moderator, belum lagi jika ada Tunjangan, Bonus dan lain-lain.

Kesimpulan

Demikianlah profil Valerina Daniel serta Ardianto Wijaya selaku Moderator di acara debat Capres tahap pertama. Melihat profil masing-masing Moderator dimana mereka sudah sangat berpengalaman di bidang Jurnalistik serta News Anchor, wajar kalau KPU RI menunjuk keduanya untuk memimpin acara debat Capres.


Editor: Ari

Photo of author

Dwiki Lutfianto

Dwiki Lutfianto, lulusan S1 STMIK Amikom Purwokerto, telah mengabdikan diri sebagai penulis berita profesi dan pekerjaan di Iberian-Partners.com selama 3 tahun. Keahliannya merangkum perubahan pasar kerja memberikan perspektif berharga bagi pembaca yang ingin mengikuti tren industri terkini.

Baca Juga