Berita

Struktur Organisasi Puskesmas Terbaru SK Permenkes 2024

Anang Cahyono

Struktur Organisasi Puskesmas Terbaru
Ilustrasi Struktur Organisasi Puskesmas, Source: impexium.com

Iberian-Partners.com – Struktur organisasi merupakan tingkatan atau susunan berisikan pembagian tugas, fungsi serta peran anggota di dalam organisasi berdasarkan jabatannya. Nantinya struktur organisasi wajib dimiliki oleh semua perusahaan, termasuk pada instansi pemerintahan seperti puskesmas.

Dimana struktur organisasi puskesmas tersebut sebenarnya harus dibuat sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Permenkes terbaru. Adapun tujuan pembuatan struktur organisasi yaitu untuk membuat proses kerja tiap elemen organisasi menjadi lebih mudah, berjalan efektif, efisien serta optimal.

Berbicara mengenai struktur organisasi puskesmas terbaru, nantinya susunan bagan organisasi tersebut akan dibedakan berdasarkan kawasan ataupun wilayahnya. Meskipun secara keseluruhan mempunyai kesamaan, namun terdapat sejumlah bagian berbeda dari masing-masing kategori puskesmas.

Maka dari itu, penting untuk memahami bagaimana cara penyusunan struktur organisasi yang sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes/PMK). Nah, di bawah ini akan kami jelaskan secara lengkap mengenai struktur organisasi puskesmas terbaru berdasarkan SK Permenkes.

Apa Itu Struktur Organisasi?

Apa Itu Struktur Organisasi
Source: medium.com

Sebelum pembahasan poin utama mengenai struktur organisasi puskesmas terbaru, ada baiknya pahami terlebih dahulu sekilas pengertian maupun definisinya. Struktur organisasi dapat diartikan sebagai suatu garis hierarki yang mendeskripsikan berbagai komponen di dalam susunan perusahaan.

Dimana nantinya setiap individu atau Sumber Daya Manusia (SDM) pada lingkup perusahaan tersebut akan mempunyai posisi serta fungsinya masing-masing. Jadi, dapat disimpulkan bahwa struktur organisasi di dalam perusahaan merupakan pengelompokan pekerjaan pegawai di dalam perusahaan.

Adanya bagan maupun struktur organisasi tersebut akan memudahkan para pegawai agar lebih efisien dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya. Selain itu, adanya struktur organisasi juga dilakukan dengan tujuan untuk menggali serta menempatkan potensi individu agar berada di jalur yang benar.

Fungsi Struktur Organisasi

Fungsi Struktur Organisasi
Source: programipos.co.id

Ketika hendak mengetahui struktur organisasi puskesmas sesuai SK Permenkes terbaru, maka tentunya kalian juga harus memahami apa saja fungsi maupun manfaatnya. Seperti sudah disinggung sebelumnya, struktur organisasi akan membantu pegawai puskesmas dalam menjalankan tugasnya secara lebih efektif dan efisien.

Pada intinya, struktur organisasi puskesmas digunakan untuk mendefinisikan hierarki dalam sebuah organisasi. Tujuannya yaitu untuk menetapkan cara sebuah organisasi agar bisa beroperasi, terutama dalam hal memberikan pelayanan, perawatan maupun pengobatan untuk masyarakat.

Selain itu, struktur organisasi di dalam suatu perusahaan juga mempunyai beberapa fungsi ataupun tujuan lainnya. Oleh karena itu, di bawah ini juga akan kami berikan beberapa fungsi maupun manfaat adanya bagan struktur organisasi di dalam instansi pemerintahan seperti puskesmas.

  • Memberi kejelasan tanggung jawab.
  • Menjelaskan kedudukan serta koordinasi masing-masing penyusun perusahaan.
  • Menjelaskan bagaimana jalur hubungan antara masing-masing hierarki.
  • Memberikan uraian tugas kepada para anggota organisasi.
  • Memotivasi karyawan karena adanya jenjang karir yang jelas.
  • Menghindari konflik internal dalam organisasi.

Struktur Organisasi Puskesmas Terbaru

Bagan Struktur Organisasi Puskesmas Terbaru
Source: puskesmasmantang.lomboktengahkab.go.id

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, struktur organisasi puskesmas dan contoh bagan organisasi puskesmas telah tercantum di dalam SK Permenkes Nomor 43 Tahun 2019. Dimana Permenkes tersebut berisikan semua hal terkait dengan Pusat Kesehatan Masyarakat.

Nantinya peraturan tersebut diterbitkan dengan tujuan untuk dijadikan sebagai pedoman bagi setiap daerah dalam pembuatan struktur organisasi puskesmas di daerahnya masing-masing. Melalui SK Permenkes, dijelaskan bahwa organisasi puskesmas paling sedikit terdiri dari Kepala Puskesmas, Kepala Tata Usaha serta penanggung jawab kegiatan puskesmas.

Kepala Puskesmas akan menetapkan penanggung jawab dan pelaksanaan upaya atau kegiatan hingga uraian tugas beserta tanggung jawab pegawai di puskesmas. Penetapan tersebut harus sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten/Kota.

Melansir dari berbagai sumber, Dinkes Daerah Kabupaten/Kota akan menetapkan uraian tugas dan tanggung jawab serta kriteria pegawai puskesmas mengaci pada norma, standar, prosedur hingga kriteria (NSPK) program terkait. Akan tetapi, Dinkes juga akan mempertimbangkan kondisi sumber daya manusia yang tersedia.

Secara garis besarnya, struktur organisasi puskesmas menurut SK Permenkes terbaru akan dibedakan menjadi beberapa kategori berdasarkan wilayah ataupun daerahnya. Agar lebih jelasnya, langsung saja perhatikan baik-baik struktur organisasi puskesmas seluruh daerah sesuai SK Permenkes terbaru.

Kawasan Perkotaan

Kawasan Perkotaan
Source: scribd.com

Pola struktur organisasi puskesmas di perkotaan umumnya mempunyai bagan ataupun susunan struktur lebih lengkap. Adapun struktur organisasi puskesmas di kawasan perkotaan menurut SK Permenkes terbaru tersebut di antaranya yaitu seperti di bawah ini.

1. Kepala Puskesmas

Kriteria Kepala Puskesmas ialah nakes dengan tingkat pendidikan paling rendah sarjana. Selain itu, Kepala Puskesmas juga wajib mempunyai kompetensi manajemen kesehatan masyarakat, memiliki masa kerja di puskesmas minimal 2 tahun serta telah mengikuti pelatihan manajemen puskesmas.

2. Kepala Tata Usaha

Kemudian ada Kepala Tata Usaha sebagai nakes dengan kriteria tingkat pendidikan paling rendah Diploma 3 yang memahami administrasi keuangan serta sistem informasi kesehatan. Nantinya Kepala Tata Usaha membawahi sejumlah kegiatan seperti koordinator tim manajemen puskesmas, sistem informasi puskesmas, kepegawaian, rumah tangga serta keuangan.

3. Penanggung Jawab UKM Esensial & Keperawatan Kesehatan Masyarakat

Penanggung jawab UKM esensial dan keperawatan kesehatan masyarakat juga termasuk ke dalam susunan struktur organisasi puskesmas menurut SK Permenkes terbaru. Dimana penanggung jawab UKM esensial serta keperawatan kesehatan masyarakat akan membawahi beberapa kegiatan seperti di bawah ini.

  • Promosi kesehatan.
  • Kesehatan lingkungan.
  • Kesehatan keluarga bersifat UKM.
  • Gizi bersifat UKM.
  • Pencegahan serta pengendalian penyakit.
  • Keperawatan kesehatan masyarakat.

4. Penanggung Jawab UKM Pengembangan

Di dalam struktur organisasi puskesmas juga nantinya akan ada bagian penanggung jawab UKM Pengembangan yang akan membawahi beberapa upaya atau kegiatan seperti berikut.

  • Kesehatan gigi masyarakat.
  • Kesehatan tradisional komplementer.
  • Kesehatan olahraga.
  • Kesehatan kerja.
  • Kesehatan lainnya.

5. Penanggung Jawab UKP, Kefarmasian & Laboratorium

Kemudian penanggung jawab UKP, kefarmasian serta laboratorium akan membawahi sejumlah upaya di dalam puskesmas, di antaranya yaitu seperti berikut.

  • Pemeriksaan umum.
  • Kesehatan gigi dan mulut.
  • Kesehatan keluarga bersifat UKP.
  • Gawat darurat.
  • Gizi bersifat UKP.
  • Persalinan.
  • Kefarmasian.
  • Laboratorium.

6. Penanggung Jawab Jaringan Pelayanan Puskesmas & Jejaring Puskesmas

Struktur organisasi puskesmas menurut SK Permenkes terbaru juga akan diisi oleh penanggung jawab jaringan pelayanan puskesmas serta jejaring puskesmas. Posisi tersebut akan membawahi beberapa hal seperti berikut.

  • Puskesmas pembantu.
  • Puskesmas keliling.
  • Praktik bidan desa.
  • Jejaring puskesmas.

7. Penanggung Jawab Bangunan, Prasarana & Peralatan Puskesmas

Sesuai namanya, penanggung jawab bangunan, prasarana serta peralatan puskesmas akan bertanggung jawab dalam memenuhi semua kebutuhan puskesmas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para masyarakat,

8. Penanggung Jawab Mutu

Struktur organisasi terakhir di puskesmas yaitu penanggung jawab mutu. Nantinya para pegawai akan diberi tugas serta fungsi dalam melaksanakan program mutu mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan hingga evaluasi.

Kawasan Perdesaan

Kawasan Perdesaan
Source: scribd.com

Struktur organisasi puskesmas menurut SK Permenkes terbaru nantinya akan lebih mengerucut ke wilayah perdesaan. Sebenarnya, struktur organisasi pada kawasan perdesaan mempunyai bagan serupa seperti di wilayah perkotaan. Untuk lebih jelasnya, perhatikan baik-baik struktur organisasi puskesmas pada kawasan perdesaan di bawah ini.

1. Kepala Puskesmas

Kriteria Kepala Puskesmas sesuai dengan ketentuan pada SK Permenkes terbaru.

2. Kepala Tata Usaha

Kepala Tata Usaha puskesmas perdesaan membawahi beberapa layanan di bawah ini.

  • Koordinator manajemen puskesmas.
  • Sistem informasi puskesmas.
  • Kepegawaian.
  • Rumah tangga.
  • Keuangan.

3. Penanggung Jawab UKM Esensial & Keperawatan Kesehatan Masyarakat

Penanggung jawab UKM esensial dan keperawatan kesehatan masyarakat di puskesmas kawasan perdesaan akan membawahi beberapa hal seperti berikut.

  • Promosi kesehatan.
  • Kesehatan lingkungan.
  • Kesehatan keluarga bersifat UKM.
  • Gizi bersifat UKM.
  • Pencegahan serta pengendalian penyakit.
  • Keperawatan kesehatan masyarakat.

4. Penanggung Jawab UKM Pengembangan

Di dalam struktur organisasi puskesmas terbaru berdasarkan SK Permenkes, penanggung jawab UKM pengembangan akan membawahi beberapa pelayanan kesehatan sebagai berikut.

  • Kesehatan gigi masyarakat.
  • Kesehatan tradisional komplementer.
  • Kesehatan olahraga.
  • Kesehatan kerja.
  • Kesehatan lainnya.

5. Penanggung Jawab UKP, Kefarmasian & Laboratorium

Kemudian ada penanggung jawab UKP, kefarmasian hingga laboratorium yang akan membawahi beberapa komponen seperti berikut.

  • Pemeriksaan umum.
  • Kesehatan gigi dan mulut.
  • Kesehatan keluarga bersifat UKP.
  • Gawat darurat.
  • Gizi bersifat UKP.
  • Persalinan.
  • Kefarmasian.
  • Laboratorium.
  • Rawat inap (khusus untuk puskesmas yang menyediakan pelayanan rawat inap).

6. Penanggung Jawab Jaringan Pelayanan Puskesmas & Jejaring Puskesmas

Penanggung jawab jaringan pelayanan puskesmas serta jejaring puskesmas akan membawahi beberapa instansi seperti berikut.

  • Puskesmas pembantu.
  • Puskesmas keliling.
  • Praktik bidan desa.
  • Jejaring puskesmas.

7. Penanggung Jawab Bangunan, Prasarana & Peralatan Puskesmas

Selanjutnya ada penanggung jawab bangunan, prasarana dan peralatan puskesmas yang akan memenuhi semua kebutuhan pasien di puskesmas kawasan perdesaan.

8. Penanggung Jawab Mutu

Terakhir ada penanggung jawab mutu dengan tugas serta tanggung jawab sesuai kriteria serta tanggung jawab berdasarkan SK Permenkes.

Kawasan Terpencil & Sangat Terpencil

Kawasan Terpencil & Sangat Terpencil
Source: mitrakesmas.com

Perlu diketahui, pada puskesmas kawasan terpencil dan sangat terpencil mempunyai struktur organisasi lebih sederhana apabila dibandingkan dengan puskesmas perkotaan maupun perdesaan. Daripada penasaran, di bawah ini adalah struktur organisasi puskesmas terbaru untuk kawasan terpencil serta sangat terpencil.

1. Kepala Puskesmas

Kriteria Kepala Puskesmas sesuai dengan Surat Keputusan Permenkes terbaru.

2. Kepala Tata Usaha

Kepala Tata Usaha diisi oleh seseorang dengan tingkat pendidikan paling rendah D3 dengan jurusan administrasi keuangan serta sistem informasi kesehatan. Kepala Tata Usaha puskesmas kawasan terpencil akan membawahi beberapa hal seperti berikut.

  • Koordinator manajemen puskesmas.
  • Sistem informasi puskesmas.
  • Kepegawaian.
  • Rumah tangga.
  • Keuangan.
  • Penanggung jawab bangunan, prasarana dan peralatan puskesmas.

3. Penanggung Jawab UKM Esensial & Keperawatan Kesehatan Masyarakat

Penanggung jawab UKM esenesial serta keperawatan kesehatan masyarakat akan membawahi beberapa layanan seperti berikut.

  • Promosi kesehatan.
  • Kesehatan lingkungan.
  • Kesehatan keluarga bersifat UKM.
  • Gizi bersifat UKM.
  • Pencegahan serta pengendalian penyakit.
  • Keperawatan kesehatan masyarakat.
  • UKM pengembangan.

4. Penanggung Jawab UKP, Kefarmasian & Laboratorium

Penanggung jawab UKP, kefarmasian hingga laboratorium akan membawahi beberapa kegiatan di puskesmas pada kawasan terpencil serta sangat terpencil.

  • Pemeriksaan umum.
  • Kesehatan gigi dan mulut.
  • Kesehatan keluarga bersifat UKP.
  • Gawat darurat.
  • Gizi bersifat UKP.
  • Persalinan.
  • Kefarmasian.
  • Laboratorium.
  • Rawat inap (khusus untuk puskesmas yang menyediakan pelayanan rawat inap).

5. Penanggung Jawab Jaringan Pelayanan Puskesmas & Jejaring Puskesmas

Penanggung jawab jaringan pelayanan puskesmas serta jejaring puskesmas akan membahawai beberapa hal seperti berikut.

  • Puskesmas pembantu.
  • Puskesmas keliling.
  • Praktik bidan desa.
  • Jejaring puskesmas.

6. Penanggung Jawab Mutu

Di dalam struktur organisasi puskesmas terakhir juga terdapat penanggung jawab mutu dengan tugas maupun peran seperti halnya tercantum di dalam SK Permenkes terbaru.

Kesimpulan

Itulah sekiranya penjelasan dari Iberian-Partners.com seputar struktur organisasi puskesmas terbaru berdasarkan SK Permenkes untuk kawasan perkotaan, perdesaan hingga kawasan terpencil dan sangat terpencil. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai informasi ketika ingin berkeinginan menjadi pegawai di puskesmas terdekat.


Editor: Ari

Jangan lupa untuk kunjungi kami di Google News serta gabung Channel Telegram untuk mendapatkan informasi lowongan kerja terbaru.

Photo of author

Anang Cahyono

Anang Cahyono, lulusan S1 Universitas Muhammadiyah Purwokerto, telah mengukir karir sebagai penulis topik karir dan pekerjaan di website Iberian-Partners.com selama 4 tahun. Dengan keahliannya, Anang berhasil menyajikan berbagai insight berharga mengenai dunia kerja yang membantu banyak pembaca dalam merencanakan dan mengembangkan karir mereka.

Baca Juga