Gaji

Gaji Surveyor Akreditasi Puskesmas, Bonus dan Tunjangan

Indra Bonit

Gaji Surveyor Akreditasi Puskesmas, Bonus dan Tunjangan
Ilustrasi Gaji Surveyor Akreditasi Puskesmas, Source Image: puskesmas.banjarnegarakab.go.id

Iberian-Partners.com – Profesi Surveyor bukan hanya ada di bidang instruksi saja, namun di bidang kesehatan pun juga tersedia. Profesi tersebut dikenal juga dengan nama Surveyor Akreditasi Puskesmas. Nah di pembahasan ini kami akan bahas mengenai gaji Surveyor Akreditasi Puskesmas, bonus dan tunjangan.

Berbicara mengenai profesi Surveyor Akreditasi Puskesmas, kemungkinan masih ada beberapa diantara kalian yang belum mengetahui profesi ini. Ya, memang masih cukup terdengar asing dan ternyata ada orang yang bertugas untuk melakukan survey akreditasi Puskesmas ini.

Menjalani profesi ini, orang tersebut tentu memiliki beberapa tugas dan tanggung jawab yang tidak mudah. Selain penasaran dengan tugasnya, banyak juga orang yang penasaran mengenai gaji Surveyor Akreditasi Puskesmas. Beberapa sumber menyampaikan bahwa gaji Surveyor Akreditasi Puskesmas ini kisaran Rp 3.000.000 sampai Rp 5.000.000 sebulan.

Selain mendapatkan gaji pokok, nantinya Surveyor Akreditasi Puskesmas juga akan mendapatkan beberapa benefit, seperti bonus maupun tunjangan. Untuk mengetahui lebih detail terkait gaji profesi satu ini, langsung saja kita masuk ke pembahasan utama yang sudah kami rangkum berikut ini.

Tugas dan Tanggung Jawab Surveyor Akreditasi Puskesmas

Tugas dan Tanggung Jawab Surveyor Akreditasi Puskesmas

Sebelum kita masuk ke pembahasan utama mengenai gaji Surveyor Akreditasi Puskesmas. Disini kami akan bahas lebih dulu tugas dan tanggung jawab serta mengenal lebih dalam terkait profesi satu ini.

Surveyor Akreditasi adalah seseorang yang bertugas melakukan survey beberapa lembaga maupun instansi untuk menetapkan akreditasi yang tepat. Tenaga kerja Surveyor juga pastinya telah memenuhi kriteria dan kompetensi yang ditetapkan.

Disamping itu, Surveyor Akreditasi ini akan ditetapkan oleh LAFKESPRI (Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Primer) melalui proses perekrutan. Jika berhasil mengikuti pelatihan, nantinya LAFKESPRI akan memberikan sertifikat kelulusan kepada masing-masing kandidat.

Dalam proses rekrutmen yang dilakukan memang cukup panjang. Disini kandidat akan melewati beberapa tahapan, mulai dari pengumuman, rekomendasi dinas Kesehatan, pelatihan, dan penerimaan sertifikat.

Pada tahap proses tersebut, kandidat juga akan dikenai biaya pelatihan mulai dari Rp 3,5 juta sampai dengan Rp 5 juta. Nah, mengenai soal tugas serta tanggung jawab, ada beberapa penilaian yang harus dilaksanakan oleh Surveyor Akreditasi Puskesmas.

Dimana dalam penilaian ini, Surveyor Akreditasi akan menilai seperti apa Peningkatan Mutu Puskesmas tersebut. Disebutkan bahwa peningkatan mutu serta kinerja Puskesmas konsisten dengan tata nilai, visi, misi serta tujuannya.

Kemudian ada juga penilaian lain yang tentunya sudah ditetapkan oleh pihak terkait. Dengan menganalisa hasil penilaian yang dilakukan, nantinya petugas Surveyor bisa menentukan akreditasi apa yang tepat untuk Puskesmas tersebut.

Gaji Surveyor Akreditasi Puskesmas

Gaji Surveyor Akreditasi Puskesmas

Setelah mengetahui informasi diatas, berikutnya kita akan masuk ke pembahasan utama mengenai gaji Surveyor Akreditasi Puskesmas. Diatas sudah kami sampaikan dimana untuk saat ini, gaji Surveyor Akreditasi Puskesmas berkisar antara Rp 3.000.000 sampai Rp 5.000.000 per bulan.

Ingat, besaran gaji tersebut hanya sebatas perkiraan saja. Karena beberapa sumber kebanyakan memberikan informasi dengan nominal tersebut. Dan kemungkinan akan ada perbedaan dengan gaji asli di perusahaan terkait.

Jika melihat tugas dan tanggung jawabnya, kami rasa dengan besaran gaji tersebut sangatlah sebanding. Terlebih lagi, mereka juga akan mendapatkan beragam bonus maupun tunjangan yang diberikan oleh perusahaan.

Bonus dan Tunjangan Surveyor Akreditasi

Bonus dan Tunjangan Surveyor Akreditasi

Jika kalian sudah mengetahui informasi tugas dan juga gaji Surveyor Akreditasi Puskesmas diatas. Berikutnya kita juga akan bagikan informasi mengenai benefit yang bisa didapatkan oleh seseorang yang bekerja sebagai Surveyor Akreditasi Puskesmas.

Seperti sudah kami singgung diatas, bahwasanya selain mendapatkan gaji pokok, Surveyor Akreditasi juga akan mendapatkan sejumlah benefit menarik. Pemberian benefit ini tentu sebagai bentuk reward serta apresiasi atas kinerja karyawan yang diberikan oleh perusahaan.

Benefit diberikan biasanya berupa bonus dan tunjangan serta fasilitas. Nah di bawah ini bisa kalian simak beberapa bonus, tunjangan, serta fasilitas yang bisa didapat oleh Surveyor Akreditasi Puskesmas.

  • BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
  • Tunjangan Hari Raya
  • Tunjangan makan
  • Tunjangan transport
  • Tunjangan perjalanan
  • Tunjangan profesi
  • Tunjangan kehadira
  • Tunjangan keluarga
  • Bonus akhir tahun
  • Bonus kinerja

Sebagai informasi, besaran atau nominal bonus serta tunjangan didapat belum bisa kami sampaikan karena keterbatasan informasi yang didapat. Namun, untuk bonus akhir dan juga tunjangan hari raya umumnya akan mendapatkan 1 kali gaji.

Ada juga beberapa sumber menyatakan jika bonus akhir tahun bisa mencapai 1-3 kali lipat gaji seorang Surveyor Akreditasi Puskesmas. Jika demikian, Surveyor mungkin akan mendapatkan penghasilan mencapai puluhan juta.

Namun penghasilan tersebut hanya bisa didapat 1 kali dalam satu tahun, yakni pada saat hari raya atau pada saat akhir tahun.

Biaya Pelatihan Surveyor Akreditasi Puskesmas

Biaya Pelatihan Surveyor Akreditasi Puskesmas

Untuk menjadi Surveyor Akreditasi Puskesmas, disini kalian tentunya harus mengikuti pelatihan terlebih dahulu. Pelatihan ini juga memerlukan biaya yang harus dibayarkan. Tidak sama dengan melamar kerja di perusahaan pada umumnya, pelatihan harus wajib diikuti oleh kandidat Surveyor Akreditasi.

Untuk soal biaya yang harus dibayarkan ketika melakukan pelatihan juga terbagi menjadi beberapa paket, yakni sebagai berikut.

Paket PelatihanBiaya
Kelas OnlineRp 3.500.000
MenginapRp 6.000.000
Tanpa MenginapRp 4.000.000

Bisa kalian lihat pada tabel diatas bahwasanya ada 3 paket pelatihan yang bisa dipilih. Untuk kelas online sendiri memiliki biaya pelatihan cukup terjangkau, yakni hanya Rp 3.500.000.

Sedangkan untuk paket menginap, disini kalian juga perlu merogoh kocek lebih dalam untuk membayar biaya pelatihan sebesar Rp 6.000.000. Dan untuk paket tanpa menginap, kalian wajib membayar biaya sebesar Rp 4.000.000 saja.

Untuk soal persyaratan menjadi Surveyor Akreditasi Puskesmas, disini kalian juga harus mempersiapkan beberapa kualifikasi dibutuhkan, diantaranya.

  • Sehat Jasmani & Rohani
  • Usia minimal 35 tahun ketika mendaftar
  • Bisa mengoperasikan komputer (Ms Office)
  • Mendapatkan izin dari atasan jika ketika mendaftar masih aktif bertugas di salah satu Puskesmas
  • Beritegritas tinggi
  • Bersedia ditugaskan di seluruh Indonesia sesuai mandat

Info Loker Surveyor Akreditasi Puskesmas

Info Loker Surveyor Akreditasi Puskesmas

Pada pembahasan akhir kami akan bagikan informasi terkait lowongan kerja Surveyor Akreditasi Puskesmas. Jika kalian membutuhkan informasi terkait loker Surveyor Akreditasi Puskesmas, kalian bisa langsung mengunjungi halaman ini.

Atau bisa juga dengan mengunjungi langsung website resmi LAFKESPRI, maupun Dinas Kesehatan setempat. Pahami juga untuk informasi kualifikasi, berkas persyaratan dibutuhkan serta informasi biaya pelatihan yang harus dibayarkan.

Sebelum melamar sebagai Surveyor kami juga menyarankan kepada kalian untuk mempelajari kisi-kisi materi agar persiapan lebih matang. Bisa juga dengan melihat video pelatihan Surveyor Akreditasi Puskesmas di platform Youtube atau lainnya.

Kesimpulan

Itulah beberapa pembahasan lengkap yang dapat kalian simak diatas mengenai gaji Surveyor Akreditasi Puskesmas. Dapat disimpulkan jika besaran gaji Surveyor Puskesmas ini cukup menggiurkan.

Namun, untuk menjadi Surveyor Akreditasi, kalian harus mengikuti program pelatihan lebih dulu dengan membayar biaya yang telah ditentukan sesuai paket yang dipilih.

Baiklah, mungkin hanya ini saja yang bisa kami sampaikan, semoga adanya pembahasan diatas bisa bermanfaat bagi kalian yang membutuhkan informasi tersebut.

Photo of author

Indra Bonit

Indra Bonit, lulusan S2 Universitas Indonesia, telah membangun karir menulis selama 7 tahun, fokus pada topik lowongan kerja dan gaji. Keahliannya menginspirasi banyak pencari kerja, memadukan penelitian mendalam dengan pengalaman nyata.

Baca Juga